Menu

8 Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Karier Kamu dan Bagaimana Youthmanual Bisa Membantumu

Sudah punya cita-cita atau masih blank urusan karier di masa depan? Ah, itu 'kan masih lama, shanthay, aja, Weits! Justru kamu mesti memikirkannya dari sekarang. Soalnya, yang kamu alami dan lakukan di sekolah dan kampus bakal berpengaruh ke pilihan karier serta masa depanmu.

Youthmanual menemukan buku menarik yang berjudul Career, The Graphic Guide to Finding the Perfect Job for You. Di situ, dijelaksan beberapa faktor yang akan mempengaruhi pilihan kariermu, yaitu:

1. Kepribadian

Karakter dan kecenderungan dirimu punya pengaruh terhadap pekerjaan yang diminati dan yang sesuai. Makanya, kalau kamu ikutan asesmen di Youthmanual, langkah pertama sebelum menentukan pilihan karier dan jurusan yang tepat, akan dianalisa dulu kepribadiannya.

2. Hobi

Kegemaran yang ditekuni juga bisa ngaruh ke karier, meskipun nggak selalu. Misalnya, memilih cita-cita sebagai arsitek karena hobi menggambar.

Kebetulan saya sendiri suka baca novel dan majalah dari kecil. Trus, saya juga ikutan jadi wartawan cilik di sekolah dan ekskul majalah sekolah pas SMA. Tapi, dulu saya pun belum “ngeh” sama cita-cita sebagai penulis atau jurnalis.

Kalau kamu ikutan asesmen Youthmanual, kamu juga harus mengisi data mengenai kegiatan yang kamu ikuti.

3. Pelajaran yang kamu sukai dan yang nilainya bagus

Pelajaran yang disukai dan dikuasai dengan baik akan jadi salah satu bahan pertimbangan pilihan karier yang sesuai dalam asesmen Youthmanual. Soalnya dari situ bisa tergambar minat dan kemampuanmu

4. Pendidikan di sekolah

Terutama pendidikan di SMA. Jurusan apa yang kamu ambil, apakah IPA, IPS, Bahasa, atau kejuruan juga akan mempengaruhi pilihan kerier. Makanya, harus dipertimbangkan betul-betul, dan jangan asal menentukan.

Meskipun bisa juga sih,  lintas jurusan atau mengambil yang beda dengan studi kejuruannya, sehingga arah kariernya akan berbeda.

5. Pengaruh role model

Bisa juga seseorang memiliki cita-cita karena kekagumannya kepada orang lain. Jadi, ia memiliki inspirasi. Misalnya, seorang anak yang terinspirasi oleh ortunya yang dokter sehingga pengen jadi dokter juga. Atau  bercita-cita menjadi ahli Teknik Penerbangan karena pengaruh sang idola, Bapak Rudy Habibie.

Kalau kamu butuh inspirasi dan referensi kamu juga bisa cek menu Profil Youthmanual.

6. Nilai di Sekolah

Nilai yang kamu peroleh di sekolah (dan terutama ilmu dan kemampuan yang kamu miliki) akan menentukan pendidikan lanjutanmu ke bangku perguruan tinggi. Jangan kamu gagal mengambil bidang yang dicita-citakan gara-gara nilainya nggak mencukupi  karena kamu malas. Nyesel, gaes!

7. Pengalaman magang dan bekerja

Dari magang dan bekerja sejak masih sekolah dan kuliah, kamu akan lebih mengenal diri dan kemampuan kamu. Kamu juga bisa mengeksplorasi berbagai bidang. Misalnya, ketika kamu magang di perusahaan Public Relations.  Dari situ, kamu bisa menentukan apakah kamu merasa cocok bekerja di bidang tersebut.

Di sisi lain, pengalaman magang/kerja juga akan membantu saat kamu melamar pekerjaan nanti. Misalnya, kamu pernah volunteer di satu event fashion, maka saat kamu melamar bekerja di perusahaan fashion kamu akn memiliki nilai tambah dibandingkan kandidat lain.

8. Prestasi dan IPK di kampus

Walau yang terpenting bukan angka, melainkan ilmu, tapi nggak bisa dipungkiri bahwa IPK dan prestasi kamu di kampus bisa membantu kamu meraih cita-cita.

***

Nah, mari deh, merencanakan masa depanmu mulai dari sekarang! Cara yang praktis adalah dengan ikutan asesmen Youthmanual dan menemukan rekomendasi pilihan karier serta jurusan yang pas untukmu di sini!

 

 

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©