Menu

Serba-Serbi Jurusan Teknik Sistem Perkapalan

Pada bulan Juli, Youthmanual sempat mengangkat berita mengenai kapal cepat bertenaga surya buatan mahasiswa Indonesia, yang kemudian dikompetisikan di Belanda. Kapal bertenaga surya ini dibuat oleh sekelompok mahasiswa ITS jurusan Teknik Sistem Perkapalan.

Nah, mungkin banyak di antara kamu yang seketika mengernyitkan dahi karena mendengar jurusan yang cukup asing ini. Teknik Sistem Perkapalan? Kayak apa tuh, ya? Lewat tulisan ini, saya ingin berbagi info hasil penelusuran saya mengenai jurusan Teknik Sistem Perkapalan.

Apa, sih, yang dipelajari di jurusan Teknik Sistem Perkapalan?

Di jurusan ini, kamu akan mempelajari teknik rancang bangun dan teknik rekayasa sistem komponen kapal. Kamu akan belajar mengenai konstruksi kapal serta sistem permesinan, listrik, navigasi, serta sistem perpipaan dari kapal.

Nggak hanya itu, gaes. Kamu juga akan belajar mengenai manajerial perawatan kapal. Jadi lulusan jurusan ini nggak hanya dituntut bisa membuat kapal, tetapi juga merawatnya.

Jurusan Teknik Sistem Perkapalan ada di universitas mana saja?

Jurusan Teknik Sistem Perkapalan hanya ada di satu kampus saja, yaitu Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Jurusan yang biasa disingkat menjadi “Siskal” ini terbagi dalam dua program, yaitu program Reguler dan program Double Degree. Program Double Degree merupakan kerjasama ITS dengan Hochscule Wismar University-Jerman serta Semarang Growth Centre.

Apa bedanya program Reguler dengan program Double Degree? Untuk menjawab pertanyaan ini, yuk, simak penjelasan Kak Hikari, mahasiswa Siskal program Double Degree angkatan 2013.

“Yang jelas, gelarnya berbeda. Gelar untuk lulusan program Regular adalah S.T (Sarjana Teknik) biasa. Tetapi lulusan Double Degree gelarnya S.T, B.Eng (Sarjana Teknik, Bachelor Engineering). Beberapa dosen program Double Degree berasal dari Hochschule Wismar, sementara dosen-dosen dari ITS-nya dituntut untuk mengajar mahasiswa program Double Degree dalam bahasa Inggris, walaupun kami lebih suka diajar dalam bahasa Indonesia, sih, hehehe.

Kurikulum kuliah kami juga campuran dari kurikulum ITS dan Hochschule Wismar, sementara di program Regular, kurikulumnya murni dari ITS.

Trus, kalau berminat, mahasiswa program Double Degree bisa melanjutkan kuliah sekaligus mengerjakan Tugas Akhir di Hochschule Wismar, pada tahun terakhir kuliahnya.”

Bagaimana prospek kerja lulusan Teknik Sistem Perkapalan?

Pastinya, para lulusan Siskal bisa bekerja di instansi-instansi terkait dunia perkapalan, seperti PELNI, Badan Sertifikasi Kapal, industri galangan kapal, dan dinas perhubungan.

Selain di industri perkapalan, lulusan Siskal pun bisa bekerja di sektor pelayaran. Bekerja di kapal pesiar, misalnya, sangat mungkin dijalani lulusan Siskal, karena mahasiswa Siskal belajar mengenai perawatan kapal.

Lalu karena mahasiswa Siskal juga belajar tentang listrik, mesin, pipa, dan maintenance kapal, maka lulusannya bisa merambah ke industri di luar perkapalan, seperti listrik, permesinan, maupun perusahaan migas. Luas ‘kan?

(sumber gambar : er-putranto.blogspot.com, lokerpelaut.com, kompas.com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©