Menu

Cara-Cara Mempersiapkan Diri Menghadapi Keseharian Sebagai Mahasiswa, Sejak Kamu Masih SMA

Apa aja, sih, hal-hal yang perlu kamu persiapkan untuk masuk kuliah? Pastinya, sih, pilihan kampus dan jurusan kuliah, persiapan menembus ujian masuk universitas, dan biaya kuliah. Iya, tiga hal itu memang penting, tetapi nggak ada salahnya kamu juga mempersiapkan diri untuk menjalani keseharian jadi mahasiswa. 

“Wah, gimana caranya tuh, Kak? Saya ‘kan nggak bisa membayangkan, dosen itu bentuk dan perilakunya seperti apa! Saya juga nggak kebayang, apa rasanya mengikuti sesi perkuliahan umum di aula besar berisi ratusan mahasiswa lainnya!” 

Yap, benar. Tapi dengan cara-cara berikut ini, kamu tetap bisa, kok, menyiapkan diri untuk menghadapi keseharian jadi mahasiswa nanti.

1. Biasakan disiplin, dan cari metode belajar yang terbaik untuk kamu

Dibandingkan saat SMA, tugas dan ujian yang akan kamu hadapi saat kuliah nanti jauh lebih susah. Daripada pas kuliah kamu kelabakan, ada baiknya kamu mulai menerapkan kebiasaan belajar yang disiplin sejak SMA. 

Cari tahu, deh, apa metode belajar yang terbaik buat kamu supaya pas kuliah nanti, kamu sudah tahu cara belajar yang paling efektif dan hemat waktu. 

Cara cari tahunya? Selain ikut tes minat bakat di Youthmanual, kamu juga bisa eksperimen sendiri. Metode belajar ada bermacam-maca, seperti metode Eat The Frog, metode Pomodoro, metode Pelajar Visual, sebagainya.

Pokoknya. metode belajar ada segudang dan sangat bisa disesuaikan dengan kepribadian masing-masing orang.

Menurut banyak mahasiswa, mengidentifikasi metode belajar yang cocok sejak kita SMA bisa memuluskan jalan menuju kesuksesan akademik di kampus nanti. Wihiy!

2. Latihan baca segudang materi

Salah satu tantangan terbesar mahasiswa adalah tugas bacaannya yang segudang. Saat kuliah, kamu bakal sering dituntut untuk membaca banyak sekali materi, entah untuk tugas, ujian, syarat lulus, atau sekedar supaya kamu bisa paham materinya dan ikut aktif di kelas, nggak cengo sendiri.

Biasanya anak SMA nggak terbiasa membaca bacaan akademik dengan kuantitas tinggi, jadi coba latihan dari sekarang, deh. Coba mulai dari membaca koran setiap hari, mulai dari halaman depan sampai halaman paling belakang, 

Kamu nggak hanya sekedar perlu melatih “kekuatan” membaca kamu, tetapi juga memperluas kosa kata kamu. Coba kamu baca koran. Ada berapa banyak istilah yang nggak kamu pahami? Mulai, deh, dipahami satu persatu. Kosakata yang harus kamu hadapi saat jadi mahasiswa bakal jauh lebih kompleks dan susah, lho!

3. Latihan membuat rangkuman materi untuk belajar

Mulai sekarang, saat mau belajar untuk ujian, biasakan membuat rangkuman materinya dulu. Yang lengkap, ya! Pokoknya, kumpulkan semua materi ujian, susun dan tulis dengan rapi, lalu jadikan rangkuman tersebut sebagai patokan belajar kamu. Soalnya hal ini bakal terpakai banget saat kamu kuliah nanti. 

Bentuk rangkumannya terserah kamu. Entah mau ditulis tangan, diketik, disusun di kertas biasa, dibuat jadi flash cards, bebas deh. Intinya, rangkuman materi adalah salah satu langkah penting dalam persiapan ujian saat kuliah nanti. Apalagi membuat rangkuman materi juga sekaligus ‘memaksa’ diri kamu untuk belajar.

Kalau kamu nggak mau membuat rangkuman, setidaknya biasakan menandai catatan atau buku kuliah kamu dengan stabilo atau post-its.

4. Latihan membangun hubungan baik dengan guru

Skill penting yang juga harus kamu kuasai adalah skill membangun hubungan baik dengan dosen (atau guru). Percaya, deh, punya hubungan baik dengan dosen bakal banyak menguntungkan kamu

Kalau kamu bisa mengenal dosen dengan baik, kamu jadi bisa “membaca” jalan pikir beliau, sehingga kamu juga jadi bisa menebak, mahasiswa seperti apa yang beliau sukai dan cenderung diberi nilai tinggi.

Kamu juga jadi selalu paham instruksi sang dosen saat beliau memberikan tugas, selalu up to date dengan kegiatan akademik, dan sebagainya. 

Sejak SMA, kamu bisa melatih skill ini dengan mulai menjalin hubungan baik dengan guru. Kalau ada apa-apa, jangan ragu untuk konsultasi atau minta pendapat mereka. Jangan cuma berinteraksi dengan guru di dalam kelas, atau kalau lagi ada maunya aja.

Mungkin awalnya kamu segan, karena terbiasa menjaga jarak dan melihat guru sebagai sosok yang kaku. Tapi lama-lama nggak, kok!

***

Kalau hal-hal tersebut sukses kamu terapkan dari SMA sampai mahasiswa, dijamin, kamu jadi selangkah lebih dekat dengan gerbang kesuksesan. Syedap!

(sumber gambar: theyounghopeful.wordpress.com, pinterest.com, riausky.com, massagemag.com, brainscape.com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©