Menu

Persiapan Menghadapi SBMPTN 2017 yang Perlu Kamu Lakukan Dari Sekarang

Hah, buat SBMPTN tahun depan, persiapannya harus dari sekarang? Yap! Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan dari sekarang.

1. Mempelajari materi SBMPTN sedini mungkin

Siswa kelas 12 bakal relatif santai pada semester 5, namun bakal sibuk banget pada semester 6. Jadi, supaya persiapan SBMPTN 2017 kamu maksimal, kamu harus belajar dari SEKARANG. Nggak besok, nggak minggu depan, nggak bulan depan. Tetapi SEKARANG. Minimal, coba mulai kerjakan satu paket soal SBMPTN, supaya kamu punya gambaran soal-soal yang akan kamu hadapi nanti.

Kalau kamu sudah mulai nyicil belajar SBMPTN dari awal semester 5, kamu nggak akan terlalu kerepotan di semester 6 nanti.

“Tapi ‘kan nanti kita menghadapi Ujian Nasional dulu! Kok belajar SBMPTN duluan?”

Karena soal-soal SBMPTN jauh lebih susah daripada soal-soal Ujian Nasional, gaes! Pasalnya, materi SBMPTN memerlukan lebih banyak analisis dan pemahaman, sementara materi UN relatif bisa “dihafal”.

Lagipula, kalau kamu sudah menguasai materi SBMPTN, otomatis kamu juga bakal menguasai materi UN, kok. Apalagi materi seleksi mandiri PTN juga nggak terlalu berbeda dari SBMPTN. Jadi lebih untung mempelajari SBMPTN duluan ‘kan?

2. Jangan terlalu berharap pada SNMPTN

Banyak calon mahasiswa yang akhirnya gagal kuliah karena terlalu berharap mendapat “undangan” dari PTN incarannya, alias lolos SNMPTN. Nah, ketika mereka ternyata gagal mendapat undangan, eeh, waktu sudah terlalu mepet untuk belajar buat SBMPTN atau ujian mandiri universitas.

Asal tahu aja, waktu antara pengumuman SNMPTN dengan ujian SBMPTN biasanya hanya sekitar 2-3 minggu. Trus, seleksi mandiri PTN biasanya diadakan seminggu setelah SBMPTN. Jadi kalau kamu hanya berharap pada SNMPTN tanpa mempersiapkan diri untuk SBMPTN atau seleksi mandiri, wah, itu sih namanya terlalu pede!

Intinya, jangan hanya bergantung kepada jalur SNMPTN, ya.

3. Benar-benar pikirkan dan tentukan jurusan kuliah yang kamu mau

Banyaaak sekali calon mahasiswa yang baru galau dan panik mikirin jurusan dan pilihan kampusnya menjelang pendaftaran SBMPTN.

Padahal proses memilih jurusan dan kampus bukan perkara singkat, lho, gaes. Prosesnya panjang! Nggak bisa hanya ditentukan dengan cap-cip-cup, atau sekedar nurut apa kata orang tua.

Pertama, kamu perlu mengenali diri, minat dan bakat kamu sendiri. Salah satunya dengan ikut tes minat bakat Youthmanual dong, ya. Dari situ, tentukan kira-kira apa saja jurusan kuliah yang cocok buat kamu.

Kedua, kamu harus mempelajari berbagai jurusan dan perguruan tinggi yang kira-kira masih masuk akal untuk kamu incar (secara lokasi, biaya, tingkat persaingan, dsb). Kamu juga bisa lihat berbagai informasi tentang jurusan dan perguruan tinggi se-Indonesia di Youthmanual.

Ketiga, kamu harus mendiskusikan hasil renungan dan riset kamu tersebut dengan orang tua, guru BK, kakak kelas, atau orang yang berkompeten.

Baru, deh, kamu MUNGKIN bisa punya gambaran, kira-kira mau masuk jurusan apa dan di kampus mana.

Kalaupun sudah punya gambaran, bukan berarti kamu bakal langsung mantap dan nggak galau, lho.

You see? Proses menentukan jurusan kuliah dan kampus yang cocok untuk kamu bisa memakan waktu berbulan-bulan. Kalau kamu baru mikirin mau masuk jurusan apa 1-2 minggu sebelum pendaftaran SBMPTN, jelas terlalu mepet dan nggak masuk akal.

Kalau kamu mendaftar SNMPTN pun, kamu harus mempertimbangkan jurusan pilihan dengan sebaik mungkin.

Dari sekian banyak curhatan yang mampir ke LINE Youthmanual, masih banyak banget calon mahasiswa siswa yang super galau—bahkan akhirnya melepas penerimaan SNMPTNnya—karena merasa nggak cocok dengan jurusannya. Lah, kalau nggak cocok, kenapa pilih jurusan itu? Alasannya segudang, sob. Mulai karena suruhan ortu, karena terburu-buru, sampai karena pemikiran standar, “yang penting keterima SNMPTN”. Standar dan basi, ah.

Makanya, jangan sampai kamu ikutan “basi” ya, wahai pejuang SBMPTN (atau SNMPTN) 2017.
Sekarang ini sudah bulan Juli. Kamu punya waktu sekitar tujuh bulan untuk menentukan jurusan kuliah untuk SNMPTN nanti, di bulan Februari. Yuk, rencanakan dari sekarang!

(sumber gambar: time.com, cracku.in, heyfreshman.com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©