Menu

5 Cara Membangun Rasa Percaya Diri Lewat Kegiatan Sehari-Hari

Setiap hari, Youthmanual sering banget dapet pertanyaan yang bernada,

“Gimana, sih, Kak, caranya supaya bisa jadi percaya diri?”

Artinya, krisis pede adalah sesuatu yang cukup mewabah di kalangan anak muda. 

Nah, untuk memperbaiki rasa percaya diri, kamu harus “mengenal” lebih jauh tentang sifat percaya diri. Tak kenal maka tak sayang, sob! 

Tiga mitos besar tentang rasa pede:

1. Sikap percaya diri adalah bawaan lahir. SALAH.

Kepercayaan diri adalah sesuatu yang bisa dipelajari

2. Sikap percaya diri bisa diciptakan HANYA dengan sugesti. SALAH.

Misalnya, dengan cara bicara ke cermin, “Kamu pasti bisa pede!”.

3. Kalau sikap percaya diri hilang, berarti hilang selamanya! SALAH.

 Kalau kamu mengalami kegagalan atau penolakan, mungkin bakal agak susah untuk membangun rasa pede kembali. Tapi kamu pasti akan bangkit, kok.

Kalau kamu ingin mendorong rasa pede kamu, bisa kok! Sebenarnya rasa percaya diri itu seperti skill apapun lainnya—dapat dibangun dan diperbaiki. Begini cara memulainya.

Memupuk pede di sekolah / kampus

a. Ketahuilah dan gunakanlah kekuatan kamu

Cari tahu, apa kelebihan kamu, dan praktekkan di sekolah ataupun kampus. 

Misalnya, saya orangnya introvert. Saya jago membuat laporan atau makalah individu, tapi paling payah kalau harus kerja tim. Makanya, saya memutuskan untuk nggak (terlalu) terlibat di organisasi kampus. Sebaliknya, kalau ada tugas individu, saya kerjakan sebaik-baiknya.

Selain itu, supaya tambah pede, fokuskan pikiran kepada keberhasilan kamu. Sebagai contoh, jangan terlalu bete dan kelamaan down karena nilai ujian kamu hanya dapat C. Ingat juga, untuk tugas di mata kuliah tersebut, nilai kamu A+, lho!

b. Monitor achievement harian kamu

Mulailah setiap hari kamu dengan membuat to-do list. Tapi bukan asal to-do list, melainkan to-do list yang realistis. Soalnya, setiap kali kamu sukses menyelesaikan satu hal dalam to-do list kamu itu, you will feel good dan lebih percaya diri. 

Memupuk pede di lingkungan sosial

a. Ngobrol dengan berbagai macam orang asing

Misalnya, ketika kamu ke supermarket, coba ajak kasirnya ngobrol, saat kamu lagi membayar belanjaanmu.

Kalau kamu terbiasa ngobrol basa-basi dengan berbagai macam orang yang nggak kamu kenal, kamu bakal merasakan sendiri, bahwa orang-orang, tuh, sebenarnya friendly, kok! Kamu sama sekali nggak perlu gugup atau minder terhadap orang baru. 

b. Cobalah sesuatu yang baru

Coba cari berbagai kegiatan, aktivitas, les, atau event yang ada di sekitar kamu. Pilih yang kamu minati, trus gabung, deh! 

Untuk jadi pede, yang penting kamu harus melakukan sesuatu. Pede nggak akan tumbuh kalau kamu berdiam diri di kamar terus-terusan. Kalau kamu ikut kegiatan baru, ujung-ujungnya kamu pasti jadi merasa lebih pede karena sukses mencoba atau “menaklukkan” sesuatu yang asing. 

Memupuk pede saat lagi bergaul

a. Jadilah spontan

Sekali-kali, kalau ada ajakan datang ke sebuah acara atau party, jangan cari alasan ngeles, sob. Langsung ikut aja! 

Mungkin kamu cari-cari alasan untuk menghindar datang ke acara yang asing, terutama kalau kamu penyendiri atau nggak suka keramaian. It’s fine. Tetapi untuk melatih rasa pede kamu, coba sekali-kali spontan datang, tanpa banyak pertimbangan. Entah di sana nggak ada yang kamu kenal kek, bakal ketemu mantan kek, nggak usah banyak mikir! 

Semakin kamu terlatih menghadapi situasi tak terduga, rasa pede kamu akan semakin tinggi.

b. Perhatikan bahasa tubuh

Jaga agar postur tubuh kamu selalu baik, senyum, jaga eye contact dan atur tempo kalau berbicara. Rasa pede bisa tercipta dari sikap, lho. Istilahnya, fake it you make it! Sok-sok pede dengan gestur tubuh aja dulu. Lama-lama mental kamu jadi ikut pede, deh.

Memupuk pede saat liburan

a. Jelajahi destinasi yang asing dan nggak mainstream

Coba, deh, sekali-lagi liburan ke destinasi baru yang memaksa kamu untuk jadi asertif. Misalnya, pergi ke acara festival budaya, seperti Festival Songkran di Thailand atau Ubud Writer’s & Readers Festival di Bali, sehingga kamu “dipaksa” untuk berinteraksi dan mencoba hal-hal baru. 

b. Travelling sendirian

Coba juga untuk travelling sendirian. Bergantung pada diri sendiri di situasi yang asing banget akan membuat kamu lebih percaya diri.

Memupuk pede saat berolahraga

a. Olahraga beramai-ramai

Pilih olahraga yang kamu sukai atau kuasai, lalu bergabunglah dengan kelas, grup, atau tim olahraga tersebut. Kalau kamu suka olahraga tim—seperti sepakbola atau basket—bagus banget! Soalnya olahraga tim sangat memerlukan kerjasama dan komunikasi tim. 

Tetapi olahraga individu pun—seperti yoga, berenang, bahkan crossfit—bisa dilakukan bareng-bareng dalam kelas khusus. 

b. Tantang dirimu sendiri

Berpartisipasilah dalam kegiatan outdoor yang “menantang”, seperti hiking jarak jauh, survival camping, atau panjat tebing

Kenapa? Karena kalau kamu keluar dari comfort zone untuk menyelesaikan tantangan sulit, rasa pede kamu bakal sangat terdorong.

Nggak ada sikap atau habit besar yang bakal tercipta dengan instan. Harus didorong dan dilatih setiap hari, pelan-pelan, lewat langkah-langkah (yang kayaknya) sederhana, sampai kamu menguasainya. Termasuk rasa percaya diri!

(sumber gambar: lifehack.com, 

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©