Menu

Profesiku: Produser Metro TV, Suci Nuzleni Qadarsih

Dalam seri "Profesiku", kamu bisa kenalan dengan berbagai profesi, lewat cerita para senior yang menekuninya. Kali ini, yuk, kenalan dengan profesi Produser TV / Film / Video‍ yang ditekuni Suci.

Suci Nuzleni Qadarsih bekerja di Metro TV sebagai Produser. Suci merupakan lulusan D3 Penyiaran‍, S1 Kriminologi‍ dan S2 Psikologi‍ Terapan Sumber Daya Manusia di Universitas Indonesia‍, Depok. Gimana sih, pekerjaan sebagai produser news? Simak sharing si penggemar drama Korea dan program Running Man ini, yuk!

Profesiku:

“Gue produser non-buletin, tepatnya bagian indepth reporting dan investigasi, di Metro TV.

Sekarang, gue memegang program News Story Insight yang tayang tiap Senin pukul 20.00. Ini merupakan tayangan news talkshow yang membahas berita kriminal secara mendalam. Sebelumnya, gue sebagai produser program investigasi, Realitas”

suci nuzleni produser berita

Tugasku sehari-hari:

“Tugas gue adalah mempersiapkan tayangannya. Mulai dari merencanakan tayangan dengan membuat TOR (term of reference) atau semacam outline serta panduan untuk liputan. Kemudian gue merencanakan kegiatan liputan untuk reporter dan camera person (Operator Kamera untuk Televisi, Video, dan Film‍, serta mengontak narasumber.

Setelahnya, kadang gue ikut melakukan liputan. Kelar liputan, gue membuat naskah tayangan, lalu mendampingi proses editing.

Jadi tanggung jawab produser mulai dari praproduksi, produksi, sampai pascaproduksi."

"Modal" yang diperlukan untuk menjadi seorang Produser televisi (berita):

“* Punya pengalaman meliput di lapangan (meliput) minimal 2 tahun.

* Memiliki kemampuan menulis berita televisi.

* Bisa mengemas tayangan, membuat rundown dan segmentasi tayangan (tipe tayangan yang disesuaikan dengan audiens).

* Memiliki rasa tanggung jawab penuh pada tayangan dan pada tim. Karena menjadi produser itu membawahi sekaligus bekerja bersama tim.

* Harus bisa membuat angle berita yang out of the box. Maksudnya, kita boleh berpikir mainstream dengan mencari tema berita yang lagi in, tapi kita juga harus punya pendekatan dan 'rasa' berbeda. Menciptakan isu dan angle sendiri.”

suci

Jalan/tahapan untuk menjadi seorang produser:

“Jenjangnya adalah reporter, asisten produser, produser junior, produser, lalu (ke depannya) menjadi produser senior serta eksekutif produser.

Biasanya, dari reporter menjadi produser junior minimal 3 tahun. Gue sendiri menawali karier sebagai video journalist (kameramen sekaligus reporter), dan 5 tahun kemudian menjadi produser.”

Liputan dan laporan investigasi paling berkesan:

“Hal yang paling berkesan adalah ketika liputan yang kami buat itu bermanfaat bagi orang banyak. Misalnya, apabila dari hasil liputan investigasi kami, para pihak berwenang  menindak beberapa kasus.

Salah satu liputan yang berkesan adalah mengenai Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja sebagai nelayan di kapal ikan luar negeri. ABK di Indonesia banyak yang pergi berlayar tanpa surat resmi. Bahkan, banyak dari mereka yang harus membayar pungutan liar (pungli) ke oknum petugas untuk dapatkan buku pelaut (ilegal).

Padahal untuk mendapat buku pelaut yang benar, harus melewati tes (kesehatan, psikotes, dan sebagainya). Tanpa buku pelaut yang resmi, nasib mereka sangat riskan. Alhasil, banyak ABK yang kena kasus di luar negeri, seperti nggak dibayar, disiksa, mengalami eksploitasi, dan sebagainya.

Beberapa bulan setelah liputan kami tersebut ditayangkan, muncul lah peristiwa heboh, yakni penangkapan oknum petugas yang bertanggung jawab atas pungli buku pelaut.

Meskipun tidak secara langsung, tayangan yang kami buat tersebut menjadi salah satu referensi untuk kasus yang bisa ditindak lanjuti pejabat atau pihak berwenang.”

Tips untuk anak muda yang ingin menjadi produser berita:

“* Jangan bosan untuk bertanya dan belajar, karena karakter seorang produser itu dibentuk dari pengalaman kita sendiri.

* Sering-sering membaca dan miliki beragam wawasan. Hal ini penting untuk bisa mengembangkan tayangan berita yang kita garap.

* Do what you love, love what you do. Itu membuat kita happy terus dengan pekerjaan kita. Meskipun capek bekerja sebagai produser berita, tapi gue sangat menikmati segala "sport jantung" yang diperoleh dari pekerjaan ini."

(sumber gambar: dok.pribadi)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©