Menu

Doctor Strange, Film yang Menyoroti “Kelemahan” Orang Pintar dan Sukses

Film keluaran Marvel ini berkisah tentang Dr. Stephen Strange, dokter bedah plus ahli syaraf brilian, sukses, dan beken. Si dokter ganteng nan tajir yang diperankan Benedict Cumberbatch ini juga memiliki memori dahsyat  (photographic memory).

Suatu hari, dokter Strange mengalami kecelakaan mobil parah. Ia berhasil diselamatkan, tapi syaraf tangannya rusak, sehingga jarinya nggak bisa digerakkan. Alhasil, kariernya sebagai dokter bedah pun terancam tamat.

Dokter Strange stres berat dan bertekad menempuh segala cara untuk menyembuhkan dirinya. Nggak berhasil lewat jalur medis, ia pun nekad ke Nepal untuk menjalani pengobatan “alternatif”. Ternyata, di sana ia malah belajar mengenai kekuatan yang nggak ia pahami sebelumnya.

Kelanjutannya, silakan disaksikan di bioskop kesayangan bro-sis sekalian, atau tunggu DVD-nya.  Yang menarik, selain aksi superhero, film ini juga menampilkan kelemahan yang cukup sering dimiliki orang yang "perfect", pintar, dan sukses seperti dokter Strange yaitu:

1. Egosentris

Merasa paling hebat, paling oke, paling pintar, dan paling tahu. Well, sulit juga untuk nggak terjebak di pemikiran seperti itu kalau kamu jadi orang yang sangat superior dan nomor satu di antara yang lain.

Selain itu, si dokter juga fokus segala sesuatunya ke dirinya dan reputasinya. Tanpa disadari ia menjadi dokter dan menyembuhkan orang lain demi memenuhi egonya.

dr.strange

2. Suka pamer

Ini adek-kakak banget ya, sama poin yang nomor 1. Dokter Strange nggak segan memamerkan kebisaan, kepintaran dan kesuksesannya di depan orang lain.

3. Meremehkan orang lain

Orang yang merasa dirinya sangat hebat cenderung memandang sebelah mata orang yang nggak seoke dirinya.

4. Senang diperhatikan, kurang memperhatikan

Ceritanya dokter Strange punya pacar, yaitu dokter Christine Palmer. Tapi Stephen terkesan kurang menghargai serta kurang memberi perhatian pada Christine. Abisnya, do’i memang sibuk banget, sih!

dr srange

5. Boros

Christine sempat menyinggung bahwa karena sudah sukses berat dan punya banyak penghasilan, Stephen jadi super boros. Mulai dari gaya hidup jetset, koleksi jam tangan mewah, hingga membeli mobil mewah.

Ini merupakan salah satu kelemahan orang yang sukses secara ekonomi, yaitu nggak bisa mengerem diri dan suka bermewah-mewahan. Padahal siapa tahu aja di masa depan dia akan mengalami kesulitan, seperti yang menimpa Strange.

6. Saat jatuh, jadi down berat

Ini nih, kejadian di film yang menurut saya dekat banget sama realita. Yaitu orang yang sukses dan punya banyak kelebihan sehingga nyaris perfect, hampir nggak pernah mengalami hambatan yang berarti. Bahkan ada yang nggak pernah gagal.

Efeknya, di saat dia jatuh, seperti performance-nya menurun atau buruk, biasanya akan lebih sulit menerima dan down berat. Mereka nggak siap menerima bahwa diri mereka kurang. Mereka juga sangat takut gagal.

7. Gengsi
Orang yang pintar dan hebat biasanya juga gengsi memberitahukan bahwa mereka butuh bantuan orang lain. Soalnya, selama ini mereka selalu terlihat kuat. Biasanya, mereka juga yang membantu orang lain, bukan sebaliknya.

Mereka nggak menyadari bahwa sehebat apapun mereka, tetap saja butuh orang lain.

8. Mengalami post-power syndrome.

Saat  mereka nggak lagi superior dalam sesuatu atau apabila turun jabatan, ada perasaan kehilangan. Mereka pun sulit menyesuaikan diri dengan keadaan yang sekarang.


(sumber gambar: screenrant.com, popsugar.com, marveltoysnes, kcsr.org)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©