Menu

Serba Serbi dan Tips Lulus IELTS dengan Nilai Tinggi

IELTS merupakan singkatan dari International English Language Testing System. IELTS pertama kali dikeluarkan tahun 1989 sebagai tes standar internasional kemampuan bahasa Inggris dan secara bersama-sama dimiliki dan dikelola oleh tiga organisasi, yaitu British Council, IDP: IELTS Australia dan Cambridge English Language Assessment.

Setiap bagian tes—listening, reading, writing dan speaking—dilakukan pada hari yang dalam satu waktu tanpa jeda istirahat. Nilai akhir IELTS adalah 1-9 dengan selisih kenaikan nilai 0.5 (contoh nilai: 6.0, 6.5, 7.0, 7.0, dst.). Semua nilai tiap bagian akan dihitung untuk mendapat nilai keseluruhan kemudian dihitung nilai rata-rata dari empat komponen tes.

Ada dua jenis IELTS, yaitu Academic dan General Training. Jenis Academic ditujukan bagi mereka yang ingin melanjutkan sekolah setingkat perguruan tinggi di negara berbahasa Inggris. Jadi pastikan kamu memilih jenis tes Academic kalau kamu butuh IELTS untuk persyaratan beasiswa atau masuk perguruan tinggi di luar negeri.

Sedangkan General Training ditujukan buat mereka yang pengen bekerja, pelatihan, atau migrasi ke negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama.

Tips Listening Part (30 menit - 4 bagian, 40 soal)

  • Pastikan kamu tidur cukup malam sebelum tes. Kurang tidur akan membuat konsentrasi dan kepekaan kamu dalam mendengar jadi berkurang.
  • Lihat soal secara sekilas, sebelum kamu mendengarkan percakapan. Soalnya, dengan membaca soal terlebih dahulu, kamu akan lebih mudah menangkap isi percakapan.

IELTS 1 - Youthmanual

Tips Reading Part (60 menit – 40 soal)

  • Salah satu cara latihan untuk reading part adalah rutin membaca bacaan yang bersifat akademis di buku, jurnal, majalah, dan surat kabar karena jenis dan tingkat kesulitan kosa kata yang digunakan kurang lebih sama.
  • Kuasai juga teknik membaca cepat, supaya kamu bisa menyelesaikan 40 pertanyaan dalam waktu 60 menit. Saran saya, kerjakan setiap soal nggak lebih dari satu menit. Sisa waktunya bisa kamu gunakan untuk membaca dan memeriksa ulang jawaban kamu.

Tips Writing Part (60 menit – 2 soal)

  • Writing part terdiri atas dua bagian, yaitu menulis surat (150 kata) dan sebuah esai (250 kata). Maka berlatihlah menulis paragraf dalam bahasa Inggris sebagai persiapan mengikuti tes.
  • Yang menjadi penilaian dalam writing part adalah grammar, kata sambung setiap paragraf, pemilihan kata, dan struktur yang dibangun. Isi tulisannya sendiri nggak menuntut fakta dan data yang wah banget. Intinya, dalam writing part, teknik menulis kamu dulu yang dinilai, baru isi tulisannya.
  • Buat esai yang tidak terlalu panjang, namun enak dibaca secara struktur. Usahakan ada paragraf pembuka, isi, dan penutup.

Tips Speaking Part

  • Speaking part adalah tes percakapan yang berlangsung selama 10-15 menit bersama seorang native speaker. Percakapan tersebut bakal direkam, untuk nantinya dinilai lagi, supaya sang penguji nggak memberikan penilaian yang terlalu subjektif. Jadi jangan takut terjadi pilih kasih dalam penilaian. Banyaklah berlatih berbicara di depan cermin sebagai persiapan tes.
  • Biasanya, native speaker bakal bertanya dulu tentang diri kamu. Semacam self introduction, lah. Lalu dia akan menanyakan pendapat kamu tentang topik tertentu.
  • Bicaralah dengan jelas dan santai. Hindari “hmmm...” atau “ngggg...” dan gantilah dengan “that’s an interesting question” atau “let me think about it” untuk mengisi jeda, sekaligus memberi kamu waktu untuk mempersiapkan jawaban.

Baca juga:

(sumber gambar: britishcouncil.in, gradecalculator.mes.fm, britishielts.in, aceieltsreview.com, udemy-images.udemy.com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©